Cara mengekstrak gambar dari PDF (bukan tangkapan layar halaman)
Oleh tim FreePDF ·
Pemasok mengirim katalog 40 halaman dan yang Anda butuhkan hanya foto produknya. Menangkap layar satu per satu membuang resolusi, sedangkan mengubah PDF menjadi JPG mengembalikan halaman utuh dengan teksnya ikut tercetak. Yang Anda inginkan adalah gambarnya sendiri: berkas yang dulu diseret seseorang ke dalam dokumen sebelum diekspor.
Mengekstrak gambar bukan mengonversi halaman
Ini dua pekerjaan berbeda dan nama alatnya terdengar terlalu mirip, jadi ada baiknya dipertegas mana yang Anda perlukan.
- PDF ke JPG merender tiap halaman menjadi satu gambar datar: teks, foto, nomor halaman, semuanya, pada resolusi yang Anda minta.
- Ekstrak gambar masuk ke dalam berkas dan mengeluarkan tiap gambar tertanam secara terpisah, pada resolusi persis seperti saat disimpan.
Tidak ada yang dikodekan ulang di tengah jalan. Foto 3000×2000 kembali sebagai 3000×2000 meski di tata letak tampil sebesar gambar mini, karena PDF menyimpan gambar utuhnya dan hanya menampilkannya kecil. Ini sering jadi kejutan menyenangkan: gambarnya lebih besar daripada yang terlihat di halaman.
Apa yang ada di dalam ZIP
Semuanya kembali dalam satu ZIP supaya Anda tidak mengeklik 60 unduhan. Tiap berkas dinamai menurut halaman asalnya, sesuai urutan kemunculan, jadi page7_23_Im4.png adalah objek gambar keempat di halaman 7. Mengurutkan folder berdasarkan nama memberi Anda gambar dalam urutan baca, sehingga mudah dicocokkan kembali dengan dokumennya.
Formatnya mengikuti apa yang tersimpan di PDF, biasanya PNG atau JPG. Berkasnya bisa lebih banyak dari perkiraan: latar halaman, logo yang berulang di kepala setiap halaman, garis tipis yang disimpan sebagai gambar dua piksel. Telusuri lalu hapus, jangan menganggap setiap berkas pasti foto.
Kalau gambar yang Anda cari tidak keluar
Alat ini hanya menemukan gambar raster, yang tersusun dari piksel. Beberapa hal yang di halaman terlihat seperti gambar sebenarnya tidak disimpan begitu:
- Logo, ikon, dan grafik yang digambar secara vektor. Grafik hasil ekspor Illustrator atau keluaran alat pelaporan sering berupa kumpulan instruksi menggambar, bukan gambar. Tidak ada objek gambar untuk diambil, dan alat ini akan memberi tahu bahwa tidak ditemukan satu pun.
- Foto yang dipotong jadi bilah. Sebagian perangkat lunak tata letak memotong gambar besar menjadi pita horizontal saat menulis PDF. Anda menerima pita-pita itu, berurutan, dan harus menyatukannya lagi sendiri.
- Gambar yang dipangkas di tata letak. Pemangkasan hanya instruksi tampilan, jadi Anda menerima gambar asli seutuhnya, termasuk bagian yang tersembunyi di halaman.
Untuk kasus pertama, render saja halamannya lalu potong hasilnya. Resolusi asli memang hilang, tetapi render halaman 300 DPI dari grafik vektor sudah cukup tajam untuk salindia atau dokumen.
Dokumen hasil pindai berperilaku lain
Kalau PDF-nya berasal dari pemindai atau aplikasi pindai di ponsel, setiap halaman adalah satu gambar besar. Ekstraksi memberi persis itu: satu foto per halaman, hasil pindainya sendiri, pada resolusi saat dipindai. Ini benar-benar berguna ketika Anda ingin mengambil kembali pindaian asli dari berkas gabungan orang lain, dan tidak berguna kalau Anda berharap mengisolasi satu gambar yang tercetak di halaman. Untuk itu, ekstrak gambar halamannya lalu potong.
Pertanyaan umum
Apakah gambar hasil ekstraksi kualitasnya turun dibanding di PDF?
Tidak. Data gambar yang tertanam disalin apa adanya, bukan disimpan ulang, jadi tidak ada babak kompresi kedua. Kalau sebuah foto sudah ditekan ke 72 DPI sejak dokumennya dibuat, itulah yang Anda terima. Ekstraksi tidak memperburuknya, tetapi juga tidak bisa memulihkan detail yang memang tidak pernah ada di PDF.
Bisakah mengambil gambar dari satu halaman saja?
Tidak langsung, tetapi cukup dua langkah: ekstrak dulu halaman itu menjadi PDF tersendiri, lalu jalankan ekstraksi gambar padanya. Pada dokumen panjang biasanya ini lebih cepat daripada mengorek ZIP yang penuh kepala halaman dan garis, dan nama berkasnya pun tetap rapi.